Skip to content

Bahan Baku Mahal, Produksi Macet

27/07/2010

PAKAN ALTERNATIF
Bahan Baku Mahal, Produksi Macet
Selasa, 27 Juli 2010 | 03:51 WIB

Jakarta, Kompas – Produksi massal larva serangga buah untuk substitusi pelet atau pakan ikan macet. Ini karena mahalnya bahan baku pembuatan larva, yakni bungkil kelapa sawit.

Hal itu diakui Kementerian Kelautan dan Perikanan Iskandar Ismanadji di Jakarta, Senin (26/7). Dijelaskan, sebelumnya, bungkil kelapa sawit (palm kernel meal) sebagai media tumbuh bisa diperoleh gratis, tetapi kini harus dibeli Rp 500-Rp 750 per kg.

”Mahalnya bungkil kelapa sawit antara lain dipicu maraknya permintaan bungkil kelapa sawit dari Thailand,” ujar Iskandar.

Produksi massal maggot semula dirintis Loka Riset Budidaya Ikan Hias Air Tawar Depok Balai Riset Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan Institut Riset untuk Pengembangan (IRD) Perancis.

Sementara itu, produk pakan ikan dan udang dari pabrik saat ini mengandalkan bahan baku impor.

Tepung ikan, misalnya, hampir 50 persen atau 50.000 metrik ton per tahun berasal dari impor. Adapun bungkil kedelai semuanya impor.

Menurut Iskandar, sejumlah wilayah budidaya perikanan mulai mengembangkan pakan ikan alternatif. Di Gunung Kidul, DI Yogyakarta, misalnya, daun pepaya dan petai China dimanfaatkan untuk mengganti pelet.

Pemerintah saat ini sedang mencari cara lain untuk menghasilkan maggot, yakni dengan menggunakan media limbah sabut dan kotoran sawit. Limbah itu mampu memancing larva datang, tetapi butuh proses lebih lama ketimbang bungkil kelapa sawit. (LKT)

Sumber : http://cetak.kompas.com/read/2010/07/27/0351263/bahan.baku.mahal.produksi.macet.

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: