Skip to content

Banjir Produk Ikan Tirai Bambu

05/01/2010

Banjir Produk Ikan Tirai Bambu
Senin, 04 Januari 2010 23:45:53 WIB
Suhana, Kepala Riset Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim
Pemberlakuan Free Trade Agreement (FTA) atau per­janjian perdagangan bebas antara ASEAN dengan China akan membuat produk kelautan dan peri­ka­nan Indonesia semakin rawan terkena dumping. Produk kita sudah pasti rawan terkena dumping, karena sekarang saja produk peri­kanan China masih banyak yang terkena dumping di ne­gara-negara tujuan ekspor kita.

Belajar dari pengalaman tahun 2005 saat Indonesia terkena dumping reekspor udang China, hal sama sangat mungkin terjadi ketika produk perikanan dari Negeri Tirai bambu membanjiri Indonesia setelah FTA berlaku.

Selama ini, China dikenal sangat kuat dalam budidaya peri­kanan terutama udang, sementara In­donesia selama ini bersu­sah payah melewati persyaratan ekspor Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Uni Eropa, se­hingga perlu berhati-hati menyikapi FTA.

Untuk itu, kita mengapresiasi penetapan larangan impor udang spesies tertentu yang dikeluarkan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan bersama Menteri Perdagangan da­lam bentuk Peraturan Menteri (Permen) tertanggal 23 De­sember 2009. Namun demikian, penghentian impor udang tersebut juga dilakukan untuk induk udang vaname yang selama ini diimpor dari AS.

Kalau ternyata yang dilarang cuma udangnya tapi bukan induk udangnya, ya percuma. Pemberlakuan FTA ASEAN-China juga akan semakin mengancam daya saing produk peri­kanan Indonesia, mengingat produk olahan perikanan China harganya lebih murah.

Berdasarkan analisis data UN Comtrade 2009, impor perikanan Indonesia tahun 2007 hanya 45,4 juta dolar AS, sedangkan tahun 2008 bernilai 105,76 juta dolar AS. Hal itu menunjukan impor Indonesia meningkat 57,08 persen.

Sementara berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Juni 2009, nilai impor perikanan Indonesia tercatat telah mencapai 72,68 juta dolar AS atau melebihi 50 persen dari impor perikanan tahun 2008.

Sedangkan untuk ekspor, BPS mencatat, nilai ekspor perikanan hingga bulan Juni mencapai 830,42 juta dolar AS. Sementara total nilai ekspor perikanan tahun 2008 UN Comtrade mencatat mencapai 1,96 miliar dolar AS.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: