Skip to content

Jangan Rahasiakan Data soal Perikanan

13/12/2009

Jangan Rahasiakan Data soal Perikanan

Sabtu, 12 Desember 2009 | 04:00 WIB

Jakarta, Kompas – Pemerintah didesak segera meninjau ulang ketentuan tentang kerahasiaan data dan informasi yang terkait buku log penangkapan dan pengangkutan ikan.

Informasi dan data penangkapan serta pengangkutan ikan tidak boleh ditutup rapat karena publik berhak mengawasi.

Kerahasiaan data perikanan diatur dalam Undang-Undang Perikanan Nomor 45 Tahun 2009 Pasal 46A. Berdasarkan UU itu, pemerintah menjamin kerahasiaan data dan informasi perikanan yang terkait dengan data buku log (log book) penangkapan dan pengangkutan ikan, data yang diperoleh observer, serta data perusahaan dalam proses perizinan usaha perikanan.

Kepala Divisi Riset Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim (PK2PM) Suhana di Jakarta, Jumat (11/12), mengemukakan, pemerintah harus segera menjelaskan definisi kerahasiaan, terutama menjelang diterapkannya sertifikasi hasil tangkapan ikan tahun 2010.

Menurut Suhana, publik berhak memiliki akses terhadap informasi dan data perikanan mencakup volume tangkapan, jenis ikan, dan waktu penangkapan.

Informasi itu penting untuk mengetahui asal-usul ikan yang ditangkap, mengukur tingkat eksploitasi dan volume tangkapan agar sesuai dengan daya dukung, serta keberlanjutan sumber daya ikan.

Berdasarkan hasil penelusuran di sejumlah tempat pelelangan ikan (TPI), ujar Suhana, ada kecenderungan data dan informasi perikanan yang dimiliki tidak akurat.

Ketua Gabungan Pengusaha Perikanan Indonesia Herwindo mengatakan, keterbukaan dibutuhkan untuk menghindari praktik penangkapan ikan ilegal. Itu terjadi karena hasil tangkapan ikan tidak dilaporkan.

Oleh karena itu, pemerintah perlu menerjemahkan kerahasiaan buku log perikanan supaya tidak menimbulkan kecurigaan publik. Penerjemahan itu perlu dilakukan melalui aturan turunan, seperti peraturan menteri dan peraturan pemerintah.

Mulai tahun 2010, Uni Eropa mensyaratkan penerapan sertifikasi hasil tangkapan sebagai bagian dari sistem penelusuran produk hasil tangkapan. (LKT)

Sumber : http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/12/12/04000035/jangan.rahasiakan.data..soal.perikanan…..

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: