Skip to content

Berdayakan Koperasi untuk Kelola Kluster

06/08/2009

Kamis, 6 Agustus 2009 | 05:22 WIB

Jakarta, Kompas – Hak pengelolaan kluster perikanan tangkap perlu diserahkan kepada koperasi, bukan diberikan kepada perusahaan tertentu. Hal itu untuk melindungi hak-hak nelayan tradisional dan kecil dalam menangkap ikan.

Demikian dikemukakan guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor Daniel Monintja yang juga anggota tim pakar dalam pengkajian kluster perikanan tangkap, Rabu (5/8).

Departemen Kelautan dan Perikanan berencana menerapkan kluster perikanan tangkap yang membagi perairan Indonesia dalam kapling-kapling.

Kluster itu memberikan hak eksklusif kepada pihak tertentu dalam pengelolaannya. Daniel menyatakan, pemberian hak pengelolaan kluster kepada koperasi merupakan upaya untuk mengantisipasi perselisihan antara nelayan kecil dan pengusaha serta menciptakan keadilan dalam pemanfaatan sumber daya perikanan.

Ia menambahkan, kelemahan terbesar dari pola kluster itu adalah pemberian hak eksklusif pengelolaan kepada pihak tertentu sehingga berpotensi menimbulkan praktik monopoli dan memberangus hak-hak nelayan tradisional.

”Aspirasi nelayan-nelayan tradisional wajib didengar dan dipertimbangkan dalam pembentukan kluster perikanan tangkap. Jangan sampai nelayan terpuruk,” ujarnya.

Pengelolaan kluster secara eksklusif, ujar Daniel, membuka peluang pengurasan sumber daya perikanan secara besar-besaran.

Apalagi, jika perusahaan perikanan yang memegang hak eksklusif pengelolaan kluster terikat kontrak penjualan ikan dalam jumlah besar.

Pakar hukum laut internasional, Hasyim Djalal, mengemukakan, pemerintah hingga saat ini belum mampu memetakan wilayah tangkapan nelayan tradisional secara detail, padahal kriteria di setiap daerah bisa berbeda.

Pengaplingan perairan tanpa didukung pemetaan wilayah nelayan tradisional, ujar Hasyim, berpotensi mengganggu hak-hak nelayan tradisional. Hal itu juga menimbulkan perselisihan antara nelayan kecil dan nelayan besar serta mengganggu kesatuan kewilayahan. (LKT)

Sumber : http://koran.kompas.com/read/xml/2009/08/06/05220018/berdayakan.koperasi.untuk.kelola.kluster

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: